Dukung Muhammad Ridwan untuk menjadi ketua HMJ EA periode 2011-2012

Album Kenangan...

Selasa, 16 November 2010

bermaksiat BOLEH lho , asalkan .......................

Seorang laki-laki mendatangi Ibrahim bin Adham Rahimahullaah, lalu terjadilah dialog ...

Fulan : "Wahai Abu Ishaq, saya adalah orang yang melampaui batas (suka berbuat dosa), maka berilah saran agar aku bisa terbentengi dan bisa selamat."


Ibrahim : "Jika kamu menerima Lima Syarat, dan mampu memenuhinya, maka tidak mengapa kamu bermaksiat."


Fulan : "Apa itu wahai Abu Ishaq?"


Ibrahim : "Pertama, jika kamu ingin bermaksiat kepada Allah maka jangan makan dari Rejeki Nya."


Fulan : "lantas dari mana aku hendak makan? sedangkan segala yang ada di Muka Bumi ini adalah Rezki dari Nya?"


Ibrahim : "Wahai Kisanak apakah pantas kamu memakan RezekiNya sementara kamu MendurhakaiNya?"


Fulan : "Tentu tidak, lalu apa Syarat yang kedua?"


Ibrahim : "Kedua, Jika kamu ingin bermaksiat kepadaNya, maka jangan pernah tinggal di negeri kekuasaanNya."


Fulan : "Ini lebih berat, lantas dimana saya akan tinggal?"


Ibrahim : " Wahai Kisanak, apakah layak kamu memakan rejeki Nya, kamu tinggal di BumiNya, kemudian kamu mendurhakaiNya.?"


Fulan : " memang tidak layak, lalu apa syarat yang ketiga?"


Ibrahim : "ketiga, Jika kamu ingin bermaksiat sementara kamu makan rejekiNya dan tinggal dibumiNya, maka carilah tempat yang tidak terlihat olehNya, lalu bermaksiatlah disana?"


Fulan : ""Wahai Ibrahim, mana mungkin... Dia melihat segala tempat yang tersembunyi?"


Ibrahim : "Wahai kisanak, apakah patut, kamu memakan RejekiNya, tinggal dibumiNya lalu kamu bermaksiat dibawah pengawasanNya?"


Fulan : "memang tidak patut, tolong sebutkan Syarat yang Keempat."


Ibrahim : "Keempat, Jika Malakul maut datang kepadamu untuk mencabut nyawamu, maka katakan kepadanya, "Tangguhkan ajalku hingga aku sempat bertaubat dengan taubat nashuha dan aku beramal shalih karena Allah."


Fulan : "Tidak akan mungkin Malakul Maut mengabulkan Permintaanku."


Ibrahim : "Wahai Kisanak, jika kamu tidak kuasa menunda kematian untuk bertaubat, dan kamu tahu kematian datang tidak bisa ditunda, maka bagaimana kamu berharap bisa selamat (dari akibat dosa).?"


Fulan : "Lantas apa syarat yang kelima?"


Ibrahim : "kelima, Jika Zabaniyah (Malaikat Penjaga Neraka) mendatangimu pada hari Kiamat untuk membawamu ke neraka, maka janganlah sudi kamu pergi bersamanya."


Fulan : "Pasti mereka tidak akan membiarkanku, dan tidak menrima alasanku."


Ibrahim : "jika demikian, bagaimana kamu bisa berharap selamat dari siksa?"


fulan : "Cukup...cukup Wahai Ibrahim, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya."


Sejak itu, orang itu serius dengan Taubatnya, melazimi Ibadah dan menjauhi maksiat, hingga ajal menjemputnya. (at-Tawwaabiin, Ibnu Qudamah)





0 komentar:

Posting Komentar

 

Great Morning ©  Copyright by Pendidikan Akuntansi's Bloggy | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks